Tidur Siang Penting Bagi Karyawan

Siapa bilang kalau tidur siang itu hanya bermanfaat bagi anak-anak saja? Berdasarkan sebuah penelitian, tidur di siang hari sebenarnya dapat meningkatkan produktivitas serta membuat seseorang lebih waspada di tempat kerja.


Setiap orang memiliki cara tidur siang yang berbeda-beda, karena kebiasaan tidur masing-masing pun berbeda dari yang lain. Ada yang bisa tidur dalam waktu singkat, ada pula yang tidak. Untuk mengoptimalkan tidur siang, ikuti tips berikut:


1. Tidurlah di saat tepat
Jam kerja pada umumnya adalah pukul sembilan hingga pukul lima, pola ini sebenarnya tidak sesuai dengan pola tidur yang sehat bagi manusia. Para ahli menemukan bahwa mayoritas orang, akan menghasilkan kerja terbaiknya di sore hari.

Menurut para ahli, tidur siang yang ideal adalah antara pukul 14 dan 15. Sayangnya waktunya istirahat umumnya pukul 12 hingga 13. Meski begitu, manfaatkanlah waktu sebaik mungkin, misalnya selesai ibadah atau sebelum jam istirahat usai.

Tidur sejenak usai makan siang, terbukti baik bagi jantung. Sebuah riset yang melibatkan lebih dari 23 ribu laki-laki dan perempuan Yunani berusia 20 sampai 86 tahun, mengungkapkan tidur siang minimal tiga kali seminggu selama 30 menit, bisa mengurangi resiko kematian akibat penyakit jantung.

Bila mungkin, para ahli juga menyarankan untuk tidur siang sesaat sebelum rapat. Sehingga Anda tak akan mengantuk di saat rapat berlangsung.


2. Durasi bukan masalah
Setelah menguji hasil tidur siang dengan waktu yang bervariasi, Professor Leon Lack dari Universitas Flinder mengatakan “Tidur satu menit hampir tidak ada manfaatnya sama sekali. Tidur kurang dari lima menit bermanfaat bagi beberapa orang, meski tidak terlalu banyak. Sedang tidur 10 menit cukup untuk mengembalikan produktifitas."

Tidur siang yang paling baik adalah selama 20 hingga 30 menit. Hanya dengan menyisihkan waktu 20 menit saja, badan dan pikiran akan kembali 'terisi' serta lebih produktif.
Waktu tersebut juga akan menghindarkan Anda dari lesu dan pening atau "mabuk tidur". Tapi bila efektif dan bermanfaat, tidur selama dua hingga tiga menit juga tidak masalah.


3.Siapkan tempat yang nyaman
Derk-Jan Dik, direktur Sleep Research Centre yang bermarkas di Surrey, Inggris, mengusulkan adanya fasilitas tidur siang di tempat kerja. Baginya, usul ini bukan hal yang tidak masuk akal. ”Yang menjadi masalah hanyalah bagaimana mengatur jadwal istirahat mereka," ujarnya.

Di New York, para karyawan yang perusahaannya tidak menyediakan fasilitas untuk tidur siang, dapat ke Empire State Building. Dengan membayar 14 dolar AS, mereka bisa tidur nyenyak selama 20 menit plus pijat elektrik dan handuk beraroma lemon, agar segar saat kembali bekerja.

Beberapa orang mengalami kesulitan tidur siang karena tidak familiar dengan sekelilingnya. Meski kurang nyaman, tempat duduk kantor bisa dijadikan tempat tidur. Alternatif lain adalah tidur di dalam mobil, tapi pastikan jendela terbuka dan mesin tidak menyala. Tempat istirahat lain seperti mushola bisa juga digunakan, bila memungkinkan.


4. Jangan lupa pasang alarm
Bila terlalu lelah, kemungkinan Anda tidak bisa bangun pada saatnya. Jadi jangan lupa pasang alarm, bisa juga dengan memanfaatkan Handphone agar tidak terlambat untuk kerja kembali.